PB HMI Desak Kapolri Tuntaskan Kasus Novel Baswedan Yang Libatkan Pejabat Teras Polri

PB HMI Desak Kapolri Tuntaskan Kasus Novel Baswedan Yang Libatkan Pejabat Teras Polri

Jakarta, publikfigure.online - Kepala Polisi Republik Indonesia (Kapolri) didesak untuk menuntaskan kasus keterlibatan aparat kepolisian dalam kasus penyiraman air keras ke wajah novel baswedan.

Dugaan keterlibatan pejabat teras Polri pun hadir setelah Kepala Divisi Hukum Mabes Polri dilaporkan tim advokasi novel baswedan.

Kepala Divisi Hukum Mabes Polri, Irjen Pol Rudy Herianto Adi Nugroho diduga ikut terlibat dalam upaya menyembunyikan fakta kasus penyiraman Novel Baswedan setelah menghilangkan beberapa barang bukti kasus tersebut.

Dalam laporannya, jendral bintang dua yang dilaporkan kepada divisi propam Mabes Polri tersebut oleh tim advokasi Novel baswedan dianggap melanggar kode etik sewaktu menjabat Dir Krimum Polda Metro Jaya. Bentuk pelanggaran yang dimaksud yakni Peraturan Kepala Kepolisian Republik Indonesia nomor 14 tahun 2011 terkait kode etik profesi Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) ikut menyoroti adanya dugaan keterlibatan pejabat teras Mabes Polri dalam kasus novel baswedan.

Awaluddin selaku Wakil Sekretaris Jendral PB HMI dalam pernyataannya menyebutkan bahwa keterlibatan aparat kepolisian dalam kasus Novel Baswedan merupakan tindakan pencemaran institusi Polri.

"Jika benar bahwa ada oknum Polri yang sengaja menyembunyikan fakta kasus Novel Baswedan, maka ini jelas merupakan tindakan yang mencederai institusi Polri," ungkapnya, selasa (04/08).

Awaluddin meminta Kapolri untuk bertindak tegas kepada bawahannya jika memang terbukti terlibat dalam kasus penyiraman air keras ke wajah novel baswedan.

Bahkan Awaluddin mengatakan "Bila terbukti, maka kami mendesak Kapolri memecat Irjen Pol Rudy Herianto Adi Nugroho dari jabatannya sebagai Kepala Divisi Hukum Mabes Polri".

Awaluddin melanjutkan bahwa "Kapolri Jendral Idham Azis harus menegakkan aturan di tubuh Polri. Jika ada oknum aparat kepolisian yang tebukti bersalah, maka harus dipecat untuk menjaga integritas Polri sebagai penegak hukum dan pengayom masyarakat". 

Awaluddin juga berharap agar kasus Novel Baswedan segera tuntas dan semua oknum yang terlibat diberikan hukuman berdasarkan ketentuan perundang - undangan yang berlaku.

"Kita berharap kasus Novel Baswedan ini segera berakhir dan semua oknum yang terlibat dalam kasus tersebut dapat ditindak sesuai aturan perundang - undangan yang berlaku," tutupnya.