HMI Desak Gubernur Copot Kadis Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta

HMI Desak Gubernur Copot Kadis Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta
Hendra Djatmiko, Ketua Umum Badko HMI Jabodetabeka-Banten

Jakarta, publikfigure.online,- Penerapan kebijakan PSBB Transisi oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta masih dilanggar oleh beberapa tempat usaha yang bergerak di bidang pariwisata.

Hal tersebut diungkapkan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta yang menyebutkan ada 17 tempat usaha yang melanggar PSBB Transisi.

Tempat usaha yang melanggar tersebut terdiri dari 1 spa, 3 griya pijat, 5 cafe, 3 tempat karaoke, 1 diskotik dan 4 bar.

Menanggapi pemberitaan tersebut, Ketua Umum Badko HMI Jabodetabeka-Banten Hendra Djatmiko angkat bicara.

"Apa yang disampaikan oleh dinas pariwisata dan ekonomi kreatif DKI Jakarta menjadi bukti masih banyaknya tempat usaha yang melanggar protokol kesehatan di masa PSBB Transisi," ujarnya, sabtu (04/07).

Hendra mengatakan bahwa pelanggaran yang dilakukan oleh tempat - tempat usaha tersebut menjadi evaluasi bagi Gubernur DKI Jakarta terhadap dinas yang bertanggung jawab terhadap tempat - tempat usaha tersebut.

"Ini menjadi evaluasi bagi Gubernur Anis Baswedan dalam menilai bawahannya utamanya kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI," katanya.

Bahkan menurut Hendra bila perlu Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dicopot dari jabatannya karena lalai dalam menjalankan tugas.

"Bila perlu Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta dicopot dari jabatannya karena telah gagal melaksanakan tugasnya," tegasnya.

"Selain mencopot Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI, kami juga meminta Gubernur memberikan tindakan keras terhadap ke 17 usaha tersebut," tutupnya.